Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Sanksi Rusia Dicabut, Ukraina Langsung Protes

Abdul Haris
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: The New York Times)

ZURICH, iNews.id – Presiden FIFA Gianni Infantino ingin sanksi Rusia dicabut dari sepak bola internasional. Dia menilai larangan tersebut tidak menghasilkan dampak apa pun. Pernyataan itu langsung memicu kontroversi di tengah konflik Rusia dan Ukraina yang belum berakhir.

Rusia dilarang tampil di seluruh kompetisi FIFA dan UEFA sejak Februari 2022. Sanksi tersebut diberlakukan setelah Rusia menginvasi Ukraina, sehingga klub-klub Rusia dan tim nasionalnya tidak bisa berpartisipasi di turnamen internasional.

Infantino menilai kebijakan tersebut gagal mencapai tujuan. Dia menilai sepak bola seharusnya tidak menjadi alat hukuman politik. 

“Larangan ini tidak mencapai apa pun; justru hanya menciptakan lebih banyak frustrasi dan kebencian,” ujar Infantino kepada Sky Sports. 

Menurut Infantino, dampak sanksi justru dirasakan oleh generasi muda. Dia juga menilai sepak bola bisa menjadi sarana menjaga hubungan antarnegara. “Membiarkan anak perempuan dan laki-laki dari Rusia bisa bermain sepak bola di bagian lain Eropa akan membantu,” kata dia. 

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
8 hari lalu

Transfer Layvin Kurzawa ke Persib Disorot FIFA, Maung Bandung Mendadak Jadi Perbincangan Dunia

Soccer
11 hari lalu

Prabowo Bertemu Zidane dan Presiden FIFA di WEF 2026, Sinyal Kuat Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Soccer
15 hari lalu

FIFA Series 2026 Resmi Diumumkan, Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Global 48 Tim

Soccer
1 bulan lalu

Rekor! Tiket Piala Dunia 2026 Diserbu Gila-gilaan, FIFA Catat 150 Juta Permintaan dari 200 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal