Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Sanksi Rusia Dicabut, Ukraina Langsung Protes

Abdul Haris
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: The New York Times)


Penolakan Ukraina dan Sikap UEFA

Infantino menegaskan FIFA tidak seharusnya melarang negara bermain sepak bola akibat tindakan pemimpin politik. “FIFA tidak seharusnya melarang negara mana pun bermain sepak bola karena tindakan para pemimpin politik mereka,” ujar dia.

Dia juga menekankan pentingnya komunikasi. “Seseorang harus menjaga hubungan tetap terbuka,” ucap Infantino. Pernyataan tersebut langsung menuai kritik keras dari Ukraina.

Menteri Olahraga Ukraina Matvii Bidnyi menyebut komentar Infantino tidak bertanggung jawab. “Pernyataan itu memisahkan sepak bola dari realitas ketika anak-anak sedang dibunuh,” ujar dia kepada Sky Sports.

Sikap Infantino berbeda dengan UEFA. Presiden UEFA Aleksander Ceferin menegaskan Rusia baru bisa kembali jika perang di Ukraina benar-benar berakhir. Pernyataan tersebut konsisten dengan sikap UEFA dalam konferensi pers penutupan Kongres UEFA pada April tahun lalu.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Resmi! Juara Piala Dunia 2026 Bakal Dapat Cincin Juara untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah FIFA

3 hari lalu

Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris

3 hari lalu

Jelang Inggris vs Argentina, Thomas Tuchel Malah Terancam Sanksi FIFA

4 hari lalu

Spektakuler! FIFA Boyong Tom Cruise, Madonna hingga BTS ke Final Piala Dunia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal