PSBS Biak Turun Kasta! Krisis Gaji hingga Rentetan Kekalahan Berujung Petaka

Reynaldi Hermawan
PSBS Biak resmi terdegradasi ke Championship 2026 usai kalah 0-4 dari Persebaya dan mencatat 14 laga tanpa kemenangan. (Foto: Persebaya)

Jumlah tersebut tetap tak cukup untuk keluar dari zona merah. Tim di atas batas aman, Madura United, sudah mengoleksi 29 poin hingga pekan ke-30, sehingga jarak tak mungkin lagi terkejar.

Perjalanan PSBS Biak sepanjang musim memang penuh tekanan. Selain performa di lapangan yang merosot, klub asal Biak Numfor juga dihantam persoalan internal yang serius.

Pada April 2026, mencuat kasus tunggakan gaji pemain yang menjadi sorotan publik. Sejumlah pemain seperti Kadu, Ruyery Blanco, dan Mohcine Nader mengunggah surat pernyataan di media sosial.

Dalam pernyataan tersebut, mereka mendesak keseriusan klub, federasi, dan operator liga untuk menyelesaikan masalah krusial terkait hak finansial yang belum dibayarkan.

Dampak dari polemik itu terlihat jelas di performa tim yang terus merosot. Puncaknya terjadi saat kekalahan dari Persebaya, yang sekaligus mengunci nasib PSBS Biak terdegradasi ke kasta kedua Liga Indonesia musim depan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
11 jam lalu

Bernardo Tavares Tak Terburu-buru Tambah Pemain Asing Persebaya, Kuota 11 Bukan Prioritas

1 hari lalu

Persebaya Tinggalkan Surabaya, Bernardo Tavares Bangun Tim Juara di Thailand

3 hari lalu

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Kirim Pesan Tegas Jelang Super League

4 hari lalu

Pramusim Persebaya Sempurna, tapi Bernardo Tavares Masih Temukan Kelemahan Timnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal