PSM Makassar Kembali Kena Banned FIFA, Dilarang Daftarkan Pemain Baru

Andri Bagus Syaeful
PSM Makassar menang 2-1 atas Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion B.J Habibie, ParePare, Senin (4/5/2026) sore. (Foto: PSM Makassar)

Situasi ini bukan kali pertama bagi PSM. Sepanjang musim 2025/2026, klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu sudah enam kali menerima sanksi banned FIFA. Catatan ini dimulai sejak sanksi pertama yang dijatuhkan pada 8 Oktober 2025, lalu berulang hingga akhir musim.

Rentetan masalah di luar lapangan turut berpengaruh pada performa tim. PSM mengakhiri musim 2025/2026 di posisi ke-11 klasemen, hasil yang jauh dari target dan tradisi kompetitif mereka di papan atas.

PSM hanya mampu mengoleksi 45 poin sepanjang musim. Raihan tersebut berasal dari 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan, statistik yang mencerminkan inkonsistensi performa Juku Eja.

Sebagai perbandingan, pada musim sebelumnya PSM masih mampu finis di posisi kelima dengan 53 poin. Penurunan signifikan ini mempertegas tekanan ganda yang dihadapi klub, baik di dalam maupun luar lapangan.

Kini, PSM berada di persimpangan krusial. Penyelesaian cepat masalah finansial menjadi kunci, jika dia ingin keluar dari jerat sanksi FIFA dan menyelamatkan masa depan tim menjelang musim baru.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
3 hari lalu

Robert Rene Alberts Buka Suara soal FIFA Ban Persib, Ungkap Fakta di Balik Sengketa Pembayaran

3 hari lalu

Persib Lolos dari Jerat FIFA Registration Ban, Perkara Robert Rene Alberts Tuntas

4 hari lalu

Persib Kembali Disanksi FIFA, I.League Ungkap Peluang Maung Bandung Bebas dari Hukuman

4 hari lalu

Suporter Tandang Kembali Diizinkan di Super League 2026-2027, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal