PSSI Siapkan Dua Amunisi Baru di Lini Depan Timnas Indonesia untuk Hadapi Saudi dan Irak

Cikal Bintang Raissatria
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bicara kepada media di Jakarta, Jumat (18/7/2025), soal rencana penambahan dua pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia. (Foto: IMG/Cikal Bintang)

Sebelumnya, pada tahap ketiga Paris (Juni 2025), Erick Thohir menegaskan PSSI tidak menambah pemain naturalisasi baru demi menjaga stabilitas tim yang dibentuk sejak pelatihan bersama pelatih Patrick Kluivert pada Maret 2025. Namun kini kondisi skuad telah berubah, mendorong kebutuhan penyerang baru. 

Naturalisasi pemain keturunan memang menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI di era Erick Thohir. Sejak awal 2025, sudah ada 19 pemain naturalisasi yang disiapkan memperkuat Timnas Indonesia, dengan tiga nama utama yaitu Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James resmi WNI pada Februari–Maret lalu.

Menurut Erick, proses naturalisasi selalu dilakukan secara selektif dan tidak sembarangan. Ia menegaskan tidak semua pemain keturunan dapat memperkuat Timnas jika tidak memenuhi standar teknis dan proses administratif yang ketat.


Harapan dan Tantangan di Putaran Empat

Dengan bergabungnya dua striker baru, PSSI berharap bisa mengoptimalkan daya gedor di lini serang. Namun proses ini harus dilanjutkan melalui persiapan intensif agar chemistry dengan skuad yang sudah dibina tetap terjaga. Pemusatan latihan (TC) dijadwalkan menjelang laga di Bali, seperti dilakukan sebelumnya. 

Dalam format putaran empat, hanya juara grup yang dipastikan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up harus melewati playoff antarbenua. Persaingan di Grup B sangat ketat karena melibatkan Arab Saudi dan Irak, dua tim kuat di Asia.

Penambahan dua pemain naturalisasi diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan cadangan kualitas tinggi, terutama jika beberapa pemain inti mengalami cedera atau kelelahan. Erick optimistis bahwa proses naturalisasi ini dapat membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih kompetitif di panggung Asia.

Dengan langkah strategis ini, Erick Thohir kembali menunjukkan naturalisasi merupakan bagian dari misi jangka panjang PSSI untuk mengangkat kualitas tim ke level dunia, selaras dengan filosofi pendekatan Dutchification yang diperkenalkan sejak era pelatih Patrick Kluivert.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
10 jam lalu

PSSI Kirim Garuda Pertiwi ke Prancis, Latihan di Akademi Legendaris Dunia

Soccer
2 hari lalu

Ultras Malaya Boikot Timnas Malaysia, Desak Cabut Kewarganegaraan 7 Pemain

Soccer
2 hari lalu

Shin Tae-yong Tinggalkan Jabatan Penting di Korea, Kini Punya Misi Baru di Indonesia

Soccer
3 hari lalu

Shin Tae-yong Blak-blakan, Bakat Besar Pemain Indonesia Terhambat Dua Hal Ini

Soccer
3 hari lalu

Resmi! Shin Tae-yong Jadi Penasihat Timnas Football 7 Indonesia, Bukan Pelatih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal