Ferry melanjutkan, telatnya pembayaran tersebut dikarenakan sistem yang berubah. Sistem pembayaran honor itu, kata Ferry, menyesuaikan dengan padatnya jadwal pertandingan dan laga tunda Liga 1 2022/2023.
“Awalnya kami melakukan pembayaran setiap akhir bulan. Tetapi karena jadwal pertandingan yang padat dan agar pembayaran tidak menumpuk maka kami memutuskan untuk melakukan pembayaran setiap dua pekan,” ujar Ferry.
Lebih lanjut, Ferry mengatakan pihaknya akan segera menyelesaikan pembayaran honor untuk perangkat pertandingan. Ferry menjanjikan, semua pembayaran yang sebelumnya tertunda akan diselesaikan pada pekan ini.
“Totalnya kurang dari Rp1,5 miliar. Kewajiban ini sebenarnya bisa dibayarkan pada tanggal 20-an April, namun bank libur kemarin. Karena itu, dalam pekan ini, semua pasti akan selesai,” ucapnya.