Rapor Tiga Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Jordi Amat Paling Baik?

rio eristiawan
Bek Timnas Indonesia berdarah Spanyol, Jordi Amat. (Foto: Instagram/jordiamat5)

Total Jordi Amat bermain 360 menit dalam empat laga. Meski gagal mencatatkan cleansheet empat kali, dia berhasil memperlihatkan kepiawaiannya mengawal pertahanan. Operannya pun terbilang jitu dan dia tampak tenang menguasai bola meski di-pressing pemain depan lawan. Kendati begitu, kendala bahasa tampaknya membuat dia kesulitan mendapatkan chemistry dari rekan setimnya di lini belakang.

3. Ilija Spasojevic

Penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic merayakan gol ke gawang Brunei Darussalam pada laga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, Senin (26/12). (Foto: Instagram/@pssi)

Banyak pihak menilai Ilija Spasojevic bakal menjadi penyerang utama Timnas Indonesia. Pasalnya, dia tampil bagus bersama Bali United pada musim 2021/2022 dengan mencetak 23 gol dan lima assist dalam 39 penampilan di semua kompetisi.

Namun penyerang berusia 35 tahun itu hanya menjadi pelapis Dendy Sulistyawan. Alhasil, Ilija Spasojevic tak mendapatkan menit bermain banyak bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.

Ilija Spasojevic hanya tampil sebanyak lima pertandingan dan tak bermain hingga akhir. Total dia bermain selama 125 menit dengan mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan Timnas Indonesia 7-0 atas Brunei Darussalam.

Penyebab utama Ilija Spasojevic tak mendapatkan menit bermain banyak adalah karakternya sebagai penyerang murni tidak sesuai dengan strategi Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu memilih Dendy Sulistyawan karena bisa tampil agresif, memiliki kecepatan dan bekerja keras untuk merebut bola dari pemain lawan.

Ilija Spasojevic adalah striker bertipe target-man. Umpan atau operan presisi jelas menjadi santapannya di lini depan. Sayangnya, Timnas Indonesia memiliki PR besar terhadap kemampuan ini. Alih-alih mendapat umpan di kotak penalti, operan-operan pemain Garuda kadang kalah terputus sebelum sampai pertahanan lawan. Tentu ini yang perlu dibenahi para pesepak bola Indonesia khususnya yang menjadi langganan Timnas.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
20 jam lalu

Kevin Diks Akui Satu Pemain Timnas Malaysia Layak Bermain di Eropa

21 jam lalu

Sassuolo Merana Tanpa Jay Idzes, Media Italia Soroti Rapuhnya Lini Pertahanan

22 jam lalu

AFC Rapat Darurat di Jepang, Nasib Timnas Indonesia Ditentukan Hari Ini

22 jam lalu

Kevin Diks Curhat usai Gladbach Kalah 6 Kali Beruntun, Serukan Kebangkitan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal