Salah satu agenda yang batal digelar adalah pertandingan melawan Yordania. Laga tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026.
Ridho menjelaskan, para pemain menerima informasi mengenai perubahan agenda tersebut dari pelatih. Dia juga menyampaikan adanya sejumlah pertimbangan pemain terkait kondisi keamanan di wilayah sekitar Yordania.
"Kami mendapatkan informasi dari pelatih. Awalnya, rencananya kami akan bermain melawan Yordania dan Kuwait. Namun, banyak pemain yang kurang bersedia bermain di Amman, Yordania," kata Ridho.
"Mereka melihat sendiri kondisi wilayah di sekitarnya, termasuk keberadaan Israel. Mereka juga mengikuti pemberitaan mengenai situasi di Arab Saudi yang disebut mengalami serangan bom. Akhirnya, mereka kembali berkomunikasi dengan pelatih," sambungnya.
Perubahan agenda tidak langsung membuat upaya mencari lawan uji coba dihentikan. Menurut Ridho, sempat muncul rencana untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Siprus.