Setelah diumumkan sebagai pelatih baru Les Bleus, Zidane mengaku sangat bangga mendapatkan kesempatan memimpin tim nasional negaranya.
"Saya sudah sering mengatakan, tidak ada yang lebih besar daripada Timnas Prancis. Jadi, ini adalah kebahagiaan dan tentu sebuah kehormatan besar bisa menjadi pelatih Timnas Prancis," kata dia.
Zidane juga mengaku memahami besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Dia turut menyampaikan apresiasi kepada Federasi Sepak Bola Prancis yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
"Ini juga merupakan sebuah tanggung jawab. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, komite eksekutif, dan Federasi Sepak Bola Prancis yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Saya juga menghargai 14 tahun pengabdian Didier dan seluruh stafnya," ujarnya.
Mantan gelandang elegan itu tidak melupakan para pelatih yang pernah membimbingnya sepanjang karier sebagai pemain. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memulai tantangan baru sebagai pelatih Timnas Prancis.
"Hari ini saya juga memiliki kenangan istimewa terhadap semua pelatih saya. Tidak perlu diragukan lagi, saya memiliki ambisi yang sangat besar untuk Timnas Prancis," ucapnya.
Dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030, Zidane akan memimpin proses regenerasi sekaligus mempersiapkan Les Bleus menghadapi berbagai turnamen besar. Target utamanya tentu mengembalikan Prancis menjadi juara dunia setelah langkah mereka terhenti di semifinal Piala Dunia 2026.