RIP Sepak Bola Eropa, Ini Alasan European Super League Dibenci Banyak Pihak

Reynaldi Hermawan
European Super League menjadi perbincangan hangat pecinta si kulit bundar seluruh dunia. Kompetisi tersebut dikecam banyak pihak lantaran 'membunuh' sepak bola. (Foto: Give Me Sport)

MANCHESTER, iNews.id - European Super League menjadi perbincangan hangat pecinta si kulit bundar seluruh dunia. Kompetisi tersebut dikecam banyak pihak lantaran bakal 'membunuh' sepak bola Eropa.

European Super League merupakan kompetisi yang digagas 12 tim elite Eropa. Tim yang dimaksud Manchester City, Manchester United (MU), Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, Arsenal, Juventus, Inter Milan, AC milan, Real madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.

Rencananya European Super League berformat liga dan diikuti 20 tim. Sementara delapan klub lainnya masih dalam proses pencarian. Kompetisi dimulai pada 2023/2024 mendatang.

Secara logika sebuah liga yang berisikan tim-tim besar tentu menarik untuk disaksikan. Namun nyatanya European Super League justru mendapat kecaman.

Premier League, Serie A, La Liga, UEFA dan FIFA mengecam kompetisi tersebut. Legendaris sepak bola juga tak sudi melihat European Super League digelar, salah satunya mantan kapten MU Gary Neville.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
2 hari lalu

Spanyol Perketat Pengawasan Migran, Polisi Gelar Operasi Besar di Ceuta

3 hari lalu

Pidato Lamine Yamal di Acara Ballon d'Or Tuai Pujian, Legenda Barcelona Angkat Topi

3 hari lalu

Diabaikan Mourinho, Trent Alexander-Arnold Ogah Hengkang dari Real Madrid

3 hari lalu

Barcelona Dilanda Kerusuhan, 128 Orang Ditangkap Usai Penjarahan dan Pembakaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal