Romelu Lukaku Ingin Perusahaan Media Sosial Serius Perangi Rasisme di Dunia Sepak Bola

Andika Rachmansyah
Striker anyar Chelsea Romelu Lukaku diajak gabung Arsenal. Tawaran itu disampaikan usai kedua tim jumpa pada pekan ke-2 Liga Inggris di Emirates Stadium. (Foto: Give Me Sport)

Lukaku percaya bahwa masalah ini dapat diselesaikan dengan sukses jika semua orang bekerja sama. Karena menurutnya, sepak bola addalah kegembiraan, bukan menjadi tempat yang tidak aman bagi pesepakbola.

"Kami hanya harus duduk di sekitar meja dan mengadakan pertemuan besar tentang hal itu - bagaimana kami dapat menyerangnya secara langsung, tidak hanya dari pertandingan pria, tetapi juga dari pertandingan wanita," ungkapnya.

“Kami dapat memboikot media sosial, tetapi saya pikir perusahaan-perusahaan itulah yang harus datang dan berbicara dengan tim, pemerintah, atau kepada para pemain itu sendiri, dan menemukan cara bagaimana caranya. untuk menghentikannya,” lanjutnya.

"Kapten dari setiap tim, dan empat atau lima pemain, seperti tokoh besar dari setiap tim, harus mengadakan pertemuan dengan CEO Instagram dan pemerintah serta FA dan PFA,” sambungnya.

"Sepak bola adalah kegembiraan, kebahagiaan dan seharusnya tidak menjadi tempat di mana Anda merasa tidak aman karena pendapat dari beberapa orang yang tidak berpendidikan,” pungkasnya.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
Soccer
5 hari lalu

Jadwal Liga Champions Dini Hari Nanti: Man City vs Real Madrid, Chelsea Lawan PSG

Soccer
7 hari lalu

Pelatih Sunderland Soroti Penyelesaian Akhir Usai Keok dari Brighton

Soccer
7 hari lalu

Legenda Chelsea Eden Hazard Terancam Sanksi Gara-Gara Judi

Soccer
7 hari lalu

Viral Pemain Chelsea Bikin Ritual Aneh, Wasit Paul Tierney Jadi Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal