Setelah Bundesliga Dimulai Lagi, Ada Wacana Pembatasan Gaji Pemain

Arif Budiwinarto
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyumbang 2,5 juta euro atau sekitar Rp43,2 miliar untuk membantu perang terhadap virus korona. (Foto: DFB)

BERLIN, iNews.id - Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Fritz Keller, berencana membatasi gaji pemain di klub-klub Bundesliga. Kebijakan tersebut dirasa perlu demi menjaga kondisi keuangan tim.

Kondisi keuangan klub-klub peserta Bundesliga terdampak pandemi virus corona. Mereka kehilangan banyak pemasukan dari tiket pertandingan dan hak siar televisi karena liga harus dihentikan sejak Maret hingga pekan kemarin. 

Keadaan itu memaksa klub melakukan sejumlah langkah penghematan, seperti pemotongan gaji. Meskipun kompetisi bisa kembali digulirkan, tetap saja klub masih harus menyiasati neraca finansialnya. Pasalnya, sisa laga harus dimainkan tanpa penonton. 

Guna mencari solusi atas permasalahan tersebut, DFB akan mengadakan rapat dengan perwakilan klub membahas wacana pembatasan gaji pemain. 

“Kami harus membawa pesepak bola profesional lebih dekat dengan masyarakat. Kami harus mempertimbangkan untuk membatasi gaji,” kata Keller di laman resmi DFB.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Christian Eriksen Tinggalkan Wolfsburg, Pilih Pulang demi Keluarga setelah Karier Panjang di Eropa

27 hari lalu

Kevin Diks Kartu Kuning, Gladbach Tumbang Dramatis usai Sempat Unggul 3-1

1 bulan lalu

Harry Kane Terima Sepatu Emas Eropa, Bayern Munchen Siapkan Seremoni Spesial

3 bulan lalu

Kantor Federasi Sepak Bola Jerman Digeledah dalam Penyelidikan Skandal Tiket Euro 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal