Setelah Bundesliga Dimulai Lagi, Ada Wacana Pembatasan Gaji Pemain

Arif Budiwinarto
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyumbang 2,5 juta euro atau sekitar Rp43,2 miliar untuk membantu perang terhadap virus korona. (Foto: DFB)

Menurut Keller, krisis Covid-19 memberi kesempatan sepak bola Jerman menata ulang semua aspek. Bukan cuma pemberlakuan protokol kesehatan, tetapi juga mencakup bursa transfer pemain. 

Terkait transfer pemain, Keller meminta agar klub-klub sudah saatnya lebih rasional dalam upaya mendatangkan pemain didasari kondisi finansial. 

“Pandemi ini menjadi kesempatan untuk melihat ke depan dan memposisikan kembali sepak bola, dan menjaganya demi generasi masa depan,” lanjutnya.

“Komisi untuk penasihat pemain dan juga angka transfer yang besar mulai membuat masyarakat kesal. Hal itu membuat olahraga yang kami cintai terasa jauh,” ujarnya.

Bundesliga merupakan satu-satunya kompetisi sepak bola Eropa yang kembali bergulir di tengah pandemi virus korona. Pada akhir pekan lalu, mereka sudah merampungkan pertandingan pekan ke-26 dengan memberlakukan sejumlah protokol kesehatan ketat diantaranya tidak ada salaman, tidak ada selebrasi gol, serta pemain diharuskan menjalani tes sebelum dan setelah pertandingan. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Christian Eriksen Tinggalkan Wolfsburg, Pilih Pulang demi Keluarga setelah Karier Panjang di Eropa

27 hari lalu

Kevin Diks Kartu Kuning, Gladbach Tumbang Dramatis usai Sempat Unggul 3-1

1 bulan lalu

Harry Kane Terima Sepatu Emas Eropa, Bayern Munchen Siapkan Seremoni Spesial

3 bulan lalu

Kantor Federasi Sepak Bola Jerman Digeledah dalam Penyelidikan Skandal Tiket Euro 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal