Kesempatan memperbaiki kelemahan tim melalui latihan menjadi keuntungan tersendiri bagi Shin Tae-yong. Berbeda dengan tim nasional yang memiliki waktu persiapan terbatas, pelatih klub bisa menjalankan proses evaluasi secara berkelanjutan sepanjang musim.
"Jadi, pendekatan yang digunakan bersama tim nasional dan klub memang memiliki perbedaan," sambungnya.
Kini, Shin Tae-yong menghadapi tantangan besar bersama Persija Jakarta. Dia mendapat tanggung jawab membawa Macan Kemayoran menjadi juara Super League 2026-2027.
Sejauh ini, perjalanan Persija berada di jalur positif. Tim ibu kota belum terkalahkan dan berhasil menguasai puncak klasemen sementara dengan 12 poin.
Meski demikian, posisi di puncak klasemen belum menjamin keberhasilan Persija memenuhi target juara. Shin Tae-yong masih harus menjaga konsistensi permainan tim sepanjang kompetisi.
Dengan waktu evaluasi yang lebih panjang di level klub, Shin Tae-yong memiliki kesempatan menerapkan program latihan sesuai kebutuhan Persija. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam upayanya mempertahankan performa positif Macan Kemayoran.