Turnamen ini telah disiapkan sejak Mei 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Delapan tim terbaik dari berbagai regional hadir dengan nama kebanggaan "Banteng", simbol semangat juang PDIP.
Berikut daftar tim peserta:
Banteng Tapanuli Utara (Sumatera Utara)
Banteng Jawa Barat
Banteng Jawa Tengah (meliputi Jateng & Yogyakarta)
Banteng Jawa Timur
Banteng Bali (gabungan Bali & NTB)
Banteng Jakarta dan Banten
Banteng Sulawesi Selatan (meliputi Sulawesi & Maluku)
Banteng Papua Tengah
Seluruh pertandingan digelar dengan sistem setengah kompetisi di Stadion Ngurah Rai, Training Center Bali United di Gianyar, hingga puncak acara di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Seremoni pembukaan berlangsung megah dengan kolaborasi seni budaya Bali. Seribu seniman lokal turut memeriahkan pagelaran, menampilkan pertunjukan yang menggambarkan semangat gotong royong serta nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang menjadi roh PDIP.
Agus Mahayastra berharap Soekarno Cup bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga wadah penguatan persaudaraan, sportivitas, serta bukti nyata komitmen PDIP membina bibit muda sepak bola Indonesia.
"Marilah menjadikan Soekarno Cup sebagai ajang memperkuat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, menunjukkan bahwa PDI Perjuangan ikut mengambil bagian di dalam membangkitkan bakat-bakat muda di seluruh pelosok negeri, serta melestarikan sejarah membesarkan sepak bola nasional," ucap Agus.