"Para pemain ini menunjukkan komitmen, solidaritas, dan bakat. Mereka membuat hal-hal sulit terlihat mudah. Mereka memiliki bakat dan sikap yang tepat terhadap kehidupan maupun olahraga. Saya melihat ruang ganti yang bahagia dan satu bangsa berada di belakang kami. Kami telah menghidupkan kembali semangat 2010. Karakter tim ini terlihat dari para pemain yang tidak tampil, tetapi tetap bertahan untuk berlatih setelah pertandingan," ujarnya.
Menurut De la Fuente, membangun tim tidak hanya soal memilih pemain terbaik, tetapi juga menentukan orang-orang yang memiliki tujuan dan karakter yang sama.
"Saya percaya hal terpenting adalah mengetahui cara memilih teman seperjalanan. Jika salah memilih teman seperjalanan, Anda bisa menghadapi masalah," katanya.
Dia menambahkan seluruh anggota tim memiliki semangat yang sama demi mengejar tujuan bersama, tanpa mengutamakan kepentingan pribadi.
"Kami tahu tim ini, bukan hanya para pemain, tetapi semua orang yang menjadi bagian dari skuad, bekerja untuk tujuan yang sama dengan semangat yang sama. Kami adalah orang-orang biasa yang murah hati dan selalu mengutamakan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi," tambahnya.