Ancaman tidak hanya menimpa pemain-pemain yang menjadi pusat perhatian. Alexander Sorloth dan istrinya juga dilaporkan menerima ancaman pembunuhan setelah penyerang Norwegia itu gagal memberikan umpan kepada Erling Haaland dalam pertandingan perempat final melawan Inggris.
Pemain Kolombia Jaminton Campaz juga menghadapi ancaman setelah gagal mengeksekusi penalti. Situasi tersebut membuat dia tidak dapat kembali ke negaranya bersama anggota tim lainnya setelah Kolombia tersingkir.
Kolombia memiliki pengalaman kelam terkait ancaman terhadap pemain. Pada Piala Dunia 1994, bek Andres Escobar dibunuh oleh kartel narkoba setelah mencetak gol bunuh diri.
Timnas Korea Selatan juga mendapat pengawalan polisi ketat setelah tersingkir secara mengecewakan pada fase grup. Mantan pelatih Hong Myung-bo kemudian menjadi sasaran kemarahan publik, sementara polisi turut menyelidiki proses penunjukannya.
Ancaman keamanan juga terjadi di pusat media Timnas Inggris. Seorang pria yang membawa kunci inggris masuk ke area tersebut dan mulai berteriak di hadapan para awak media yang terkejut.