Terungkap! Begini Cara PSSI Cetak Generasi Emas Timnas Indonesia U-17

Muhamad Fadli Ramadan
Timnas Indonesia U-17. (Foto: PSSI)

Zaki mengungkapkan, pembinaan yang diberikan menyentuh seluruh aspek penting perkembangan remaja. Mulai dari pola makan, nutrisi, hingga pembangunan massa otot selalu diawasi ketat karena fase pertumbuhan pemain berlangsung sampai usia 20 tahun.

Dia menjelaskan, psikolog memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan mental pemain. Selain menangani tekanan publik, psikolog juga menjadi tempat curhat pemain ketika menghadapi homesick atau persoalan pribadi.

"Biasanya mereka curhat ke psikolog atau head coach dulu. Kalau ada hal yang harus ditangani cepat, psikolog menyampaikan kepada saya," ungkap Zaki.

Dengan struktur pembinaan yang matang, fasilitas lengkap, dan dukungan penuh federasi, Zaki menilai Timnas U17 kini telah menunjukkan bahwa prestasi internasional bukan lagi mimpi. Semua dibangun dari sistem, bukan keberuntungan.

"Alhamdulillah, semua target tercapai. Dan kemenangan di Piala Dunia ini adalah pintu awal untuk generasi emas berikutnya,” ucapnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

57 tahun lalu

Kongres PSSI 2026 Digelar Saat Timnas Indonesia Vs Vietnam, Erick Thohir Siapkan Agenda Spesial

57 tahun lalu

Timnas Indonesia U-17 Umumkan 25 Pemain Hadapi Malaysia, Misi Balas Dendam Garuda Muda

57 tahun lalu

Argentina Tak Lagi Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026, PSSI Siapkan Opsi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal