Tak Mau Ulangi Masa Kelam, Liga Putri Indonesia Dibangkitkan dengan Komitmen Jangka Panjang
JAKARTA, iNews.id – Liga Putri Indonesia kembali hadir melalui Indonesia Women’s League (IWL) dengan membawa misi besar untuk mengakhiri masa vakum kompetisi sepak bola wanita nasional. PSSI bersama pihak terkait memastikan liga ini dibangun dengan konsep jangka panjang agar tidak kembali berhenti di tengah jalan.
Kompetisi sepak bola putri Indonesia sebelumnya sempat mengalami masa sulit setelah liga putri terakhir digelar pada 2019. Kondisi tersebut membuat perkembangan pemain wanita membutuhkan wadah kompetisi reguler untuk menjaga kualitas dan regenerasi.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, sepak bola wanita menjadi bagian penting dalam program pengembangan sepak bola nasional. Dia tidak ingin IWL 2026-2027 hanya hadir sebagai agenda sesaat tanpa keberlanjutan.
"Sepak bola wanita tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari. Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus sustainable," tegas Erick Thohir saat peluncuran IWL di kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
IWL 2026 akan memulai pertandingan perdana pada 17 Oktober 2026 dengan konsep centralized stadium di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Musim pertama kompetisi ini diikuti enam klub, yakni Bekasi FC, Persikad Depok, Dewa United, Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Garuda Yaksa.