LONDON, iNews.id – Harry Kane memenangi Ballon d’Or 2026 dengan selisih poin yang sangat tipis dari Kylian Mbappe. Pemimpin redaksi France Football, Vincent Garcia, mengungkap persaingan kedua bintang tersebut bahkan lebih ketat dibandingkan perebutan penghargaan antara Rodri dan Vinicius Junior pada 2024.
Kane mencatat sejarah dalam malam penganugerahan di London Palladium Theatre. Penyerang Bayern Munich dan Timnas Inggris itu menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun terakhir yang meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.
Pemain berusia 33 tahun tersebut datang sebagai favorit setelah menjalani musim 2025-2026 dengan catatan luar biasa. Kane mencetak total 73 gol untuk klub dan tim nasional, pencapaian yang memperkuat peluangnya untuk mengalahkan Mbappe dan Lamine Yamal.
Namun, pernyataan Garcia mengungkap persaingan menuju podium tertinggi ternyata berlangsung jauh lebih ketat dari perkiraan. Mbappe sempat berada di posisi terdepan sebelum Kane mengejar dan akhirnya membalikkan keadaan dalam penghitungan suara.
Dalam wawancara dengan L'Equipe di karpet merah setelah acara, Garcia menjelaskan dua kandidat teratas menjadi pesaing terkuat dalam pemungutan suara Ballon d’Or tahun ini.