Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih Thomas Tuchel, staf tim nasional, serta Federasi Sepak Bola Inggris. Kane menganggap kesempatan menjadi kapten Inggris sebagai kehormatan besar.
Tottenham Hotspur, klub yang membinanya sejak usia 11 tahun, juga mendapat tempat khusus dalam pidatonya. Kane mengakui bimbingan para pelatih dan pengalaman melewati berbagai tantangan selama di Tottenham berperan penting dalam perjalanan kariernya.
Dia kemudian menyebut sejumlah pelatih yang membantu perkembangan kariernya, mulai dari Bradley Allen, Chris Ramsey, John McDermott, Alex Inglethorpe, Tim Sherwood, Ryan Mason, Kenny Jackett, Russell Slade, Harry Redknapp, Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Antonio Conte, Roy Hodgson, Gareth Southgate, hingga Vincent Kompany dan Thomas Tuchel.
Kane juga memberikan penghormatan kepada ahli bedah yang membantunya pulih dari sejumlah cedera selama tujuh tahun terakhir, termasuk robekan hamstring yang sempat mengancam kelanjutan kariernya. Dia mengapresiasi dukungan, waktu, dan kerja keras di balik proses pemulihan tersebut.
Bagian paling emosional muncul ketika Kane menyampaikan terima kasih kepada keluarga. Dia mengapresiasi orang tua istrinya, Kelly, Gary, dan Tom, serta kakaknya, Charlie, yang selalu mendukung perjalanan kariernya sejak masih kecil.