Menurut dia, Vietnam dan Thailand masih berada satu level di atas pesaing lain di kawasan. Tanpa fondasi permainan yang jelas, Timnas Indonesia dinilai rawan terpeleset meski memiliki materi pemain mumpuni.
Tony Ho juga menyinggung status Timnas Indonesia yang kerap dijagokan di setiap edisi Piala AFF. Kualitas skuad dinilai cukup untuk berbicara banyak, namun sejarah mencatat Skuad Garuda belum pernah meraih trofi juara.
“Meski hanya turnamen tingkat ASEAN, AFF Cup memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Yang mengejutkan, Timnas Indonesia yang dianggap sebagai salah satu kekuatan kawasan, belum pernah menjadi juara,” ujar Tony Ho.
Fakta tersebut menjadi tekanan tersendiri bagi Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026. Ekspektasi tinggi publik berbanding terbalik dengan catatan prestasi yang belum memuaskan.
Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus. Turnamen tetap menggunakan format round robin di fase grup.
Setiap tim akan menjalani empat pertandingan, terdiri dari dua laga kandang dan dua laga tandang. Konsistensi di setiap laga menjadi kunci untuk lolos ke fase gugur di tengah persaingan ketat Grup A.