“Mereka tim-tim yang sudah dikenal. Kami pernah bertemu Arab Saudi di grup sebelumnya, tapi ini wilayah yang sama sekali berbeda. Ini babak keempat, terbuka untuk siapa pun,” ucapnya.
Catatan sebelumnya menunjukkan, Timnas Indonesia memang kalah dua kali dari Irak (1-5, 0-2) di putaran kedua, namun tampil lebih baik saat menghadapi Arab Saudi di putaran ketiga dengan hasil imbang 1-1 dan kemenangan bersejarah 2-0. Hasil tersebut menjadi modal mental penting bagi para pemain.
Namun, Kluivert enggan terjebak nostalgia. Ia mengingatkan motivasi seluruh tim pasti meningkat drastis di fase ini, termasuk Indonesia.
“Motivasi tim sangat tinggi. Kami belum pernah mencapai sejauh ini, jadi sekarang kami sangat ingin pergi ke Piala Dunia,” tegasnya.
Meski Indonesia merupakan tim dengan peringkat FIFA terendah di antara peserta grup, hal itu tidak menyurutkan keyakinan sang pelatih. Kluivert justru menekankan pentingnya kepercayaan diri dan pembuktian di lapangan.