Berbeda dengan babak pertama ketika Australia langsung menekan, awal babak kedua berlangsung lebih terbuka. Kedua tim terlibat jual beli serangan dan sama-sama berusaha mencari celah untuk mencetak gol.
Serangan cepat Indonesia beberapa kali membuat pertahanan Australia kelabakan. Namun, sejumlah peluang belum mampu dimaksimalkan karena pemain Garuda Muda kerap terlalu rumit ketika sudah berada di dalam kotak penalti.
Hingga menit ke-70, Indonesia masih mampu memberikan tekanan lebih dominan. Setelah itu, Australia mulai meningkatkan intensitas serangan dan berusaha mengejar ketertinggalan. Australia bahkan sempat memiliki momen yang berpotensi menghasilkan penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang, tetapi tidak ada sanksi yang diberikan.
Tekanan Australia kemudian membuat pemain Indonesia lebih sering melakukan pelanggaran di area berbahaya. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kebugaran pemain yang mulai menurun setelah bekerja keras sepanjang pertandingan. Mentalitas Garuda Muda pun benar-benar diuji pada fase akhir laga.
Saat waktu normal berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia akhirnya memastikan kemenangan pada masa injury time melalui tembakan keras mendatar Amar Brkic yang mengarah ke pojok kanan gawang Australia.