Tekanan tersebut membuahkan hasil cepat saat pertandingan baru berjalan lima menit. Estella Loupatty berhasil merebut bola di area tengah sebelum melepaskan tembakan kaki kiri dari depan kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Timor Leste.
Gol cepat itu membuat permainan Indonesia semakin berkembang. Timor Leste kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan menghadapi agresivitas lini serang Garuda Pertiwi.
Indonesia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-28 melalui situasi bola mati. Emily Nahon berhasil menyambut sepak pojok dengan sundulan terarah yang membawa Timnas Putri Indonesia unggul 2-0.
Memasuki babak kedua, Timnas Putri Indonesia tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul dua gol. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan tambahan gol.
Sheva Imut sempat memperoleh peluang emas dari jarak dekat setelah menerima umpan tarik dari rekannya. Namun, peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Garuda Pertiwi sebenarnya sempat kembali membobol gawang Timor Leste melalui Katarina Stalin menjelang pertandingan berakhir. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah lebih dahulu terjadi pelanggaran dalam proses serangan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Timnas Putri Indonesia. Tiga poin dari laga pembuka menjadi awal yang menjanjikan bagi Garuda Pertiwi dalam misi mempertahankan gelar sekaligus mengamankan tiket ke ASEAN Women's Championship.