UEFA Jamin Tak Ada Injury Time Berlebihan di Liga Champions 2023/2024

Ilham Sigit Pratama
Liga Champions (Foto: UEFA)

“Saat Anda bermain 60, 65 menit, saat Anda lelah itu adalah 30 menit terakhir pertandingan. Lalu seseorang datang dan menambah 15, 12, 14 menit permainan, untuk alasan apa?” ujarnya.

Boban menilai penambahan waktu injury time berpotensi menyiksa kondisi fisik pemain. Terlebih pemain di klub Liga Inggris memainkan kompetisi lebih banyak dari pada negara Eropa lain dengan adanya Piala Liga Inggris.

“Di Inggris, Anda tahu lebih banyak daripada kami karena Anda punya lebih banyak pertandingan. Dan sekarang kami menambahkannya, mungkin enam, tujuh menit lebih banyak per pertandingan, hampir 500 menit lebih banyak per musim,” tutur Boban.

“Itu adalah enam pertandingan. Ini gila. Itu terlalu berlebihan jadi kami tidak akan melakukan ini. Kami akan mengikuti pedoman kami,” tutup pria asal Kroasia itu.

Kepala Wasit UEFA, Roberto Rosetti mengatakan pihaknya mempunyai cara sendiri untuk memaksimalkan waktu efektif pertandingan. Menurutnya, wasit-wasit di Liga Champions memiliki pedoman.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gianni Infantino Didesak Mundur! UEFA, AFC dan CONCACAF Disebut Siap Lumpuhkan FIFA

15 hari lalu

UEFA Gelar Rapat Darurat, Rencana FIFA Jual Piala Dunia Picu Ancaman Boikot

16 hari lalu

FIFA Beri Ultimatum 53 Hari, UEFA Murka: Piala Dunia Bukan untuk Dijual!

17 hari lalu

Guru Besar UGM Usul Konsep Baru Ambang Batas Parlemen, Mirip Liga Champions

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal