GIANYAR, iNews.id – Persija Jakarta membenahi mental tim jelang duel panas melawan Bali United dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (15/2/2026).
Persija datang dengan misi kebangkitan setelah kalah 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno pekan lalu. Kekalahan kandang tersebut sempat mengguncang kondisi psikologis tim.
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, mengakui faktor mental menjadi perhatian utama sepanjang pekan ini. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh agar pemain kembali percaya diri.
"Persiapan kami memang yang paling penting kami memperbaiki masalah mental yang dalam seminggu ini, ya, kekalahan dari Arema di kandang itu cukup mengganggu," kata Ricky dalam konferensi pers, Sabtu (14/2/2026).
Persija tidak ingin terjebak dalam hasil negatif. Kompetisi masih panjang dan peluang untuk bersaing di papan atas tetap terbuka.
"Minggu ini tim pelatih dan juga pelatih kepala menyiapkan tim untuk bagaimana kembali lagi bahwa melihat kompetisi masih panjang. Kami mau berusaha kembali untuk bisa menuju posisi yang kita inginkan, yaitu bisa tetap dekat dengan posisi yang pertama," tambahnya.