Menurut Fabregas, Como harus mampu menjaga fokus selama 90 menit jika ingin bersaing di level tertinggi. Dia menilai kehilangan konsentrasi dalam waktu singkat bisa membuat pertandingan berubah.
"Jika kami tidak memiliki 40 menit dengan level permainan yang tepat, semuanya akan menjadi sangat sulit," ujar dia.
Dalam laga tersebut, Moise Kean juga mendapatkan kesempatan menjadi starter setelah bergabung dari Fiorentina. Dia menggantikan posisi Tasos Douvikas di lini depan Como.
Fabregas menilai Kean masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya bermain Como. Namun, dia yakin striker tersebut bersama Douvikas bisa menjadi kekuatan penting di lini depan.
"Douvikas bukan pemain yang sama seperti ketika pertama datang, dan hal yang sama akan terjadi pada Kean. Tim ini meminta hal berbeda dibandingkan yang biasa dia lakukan, sehingga membutuhkan waktu dan kerja keras," ujar Fabregas.
Dengan kemenangan atas Parma dan pengalaman tampil di Liga Champions, Fabregas mulai melihat arah perkembangan Como. Dia berharap timnya terus berkembang dan mampu menjadi kekuatan baru di sepak bola Italia.