Menanggapi itu, Arya Sinulingga menyambut positif turnamen Andre Rosiade Cup. Dia menilai kegiatan akar rumput seperti ini sangat penting sebagai ruang bermain anak-anak untuk pertumbuhan fisik dan mental, sekaligus mengalihkan mereka dari ketergantungan terhadap gawai.
“Ini bagian dari membangun grassroot. Anak-anak butuh bermain, bukan pegang handphone. Ini penting untuk fisik dan mental mereka,” ujar Arya.
Dia menambahkan bahwa pada level ini hal terpenting adalah anak-anak lebih sering menyentuh bola, bukan mengejar kemenangan. Arya juga mengingatkan peran orang tua agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak-anak selama berkompetisi.
Sementara itu, Andre Rosiade Cup sudah memastikan keberlanjutan penyelenggaraan. Panitia menargetkan edisi ke-4 digelar sebelum Ramadhan 2026, termasuk merencanakan ekspansi ke berbagai wilayah seperti Tangerang dan Padang, Sumatra Barat.
“Yang di Jabodetabek tetap berjalan. Di Sumatra Barat juga akan kita buat kompetisi dan festival kelompok umur di berbagai kota dan kabupaten,” pungkas Almeida Andes.