Unggul jumlah pemain, Bayern Munchen memanfaatkan momentum. Luis Díaz mencetak gol penyeimbang sebelum Michael Olise memastikan kemenangan di masa injury time.
Usai laga, Kompany menegaskan timnya belum puas meski berhasil menyingkirkan Real Madrid. “Ini pertandingan yang sangat emosional. Kami menguasai bola dan selalu merasa bisa mencetak gol. Tapi Real Madrid tetap berbahaya,” ujarnya kepada DAZN.
Dia juga menyoroti kekuatan mental timnya dalam menghadapi tekanan besar. “Para pemain sangat kuat secara mental untuk bangkit. Kami tetap tenang dan yakin momen kami akan datang. Para pemain pantas mendapatkan kemenangan ini,” katanya.
Saat ditanya apakah ini laga terbesar dalam kariernya, Kompany memberi pesan tegas yang mencerminkan ambisi besar timnya. “Ya, tapi pertandingan berikutnya adalah yang terbesar. Kami akan terus melangkah,” tuturnya.
Kemenangan ini membawa Bayern Munchen ke semifinal untuk menghadapi Paris Saint-Germain. Di sisi lain, semifinal lainnya mempertemukan Arsenal melawan Atletico Madrid.
Hasil ini sekaligus menegaskan Bayern Munchen sebagai salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.