Sales Manager FLAX, Willy Chandra, mengatakan tantangan kualitas air di Indonesia tidak bisa diselesaikan dengan satu jenis filter saja. Menurutnya, di banyak wilayah, terutama di Pulau Jawa, kandungan besi, mangan, silika, hingga kontaminasi mikrobiologi masih menjadi persoalan utama, salah satunya akibat lokasi sumur yang terlalu dekat dengan septic tank.
"Setiap sumber air memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu kami selalu memulai dengan survei lokasi dan pengujian kualitas air sebelum merekomendasikan sistem yang paling tepat. Tidak semua air bisa diolah dengan mesin yang sama," ujar Willy dalam keterangan resminya, Minggu (26/7/2026).
Pendekatan berbasis survei lapangan dan uji laboratorium tersebut digunakan untuk menentukan jenis media filtrasi, kapasitas perangkat, hingga tahapan pengolahan yang paling sesuai dengan kondisi air di lokasi. Dengan demikian, sistem yang dipasang dapat bekerja lebih optimal sekaligus memperpanjang usia pakai perangkat.
Dari sisi teknologi, perangkat yang digunakan mengandalkan komponen industrial grade, telah bersertifikat halal, serta menggunakan material yang memenuhi standar Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk material yang bersentuhan dengan air atau pangan (food contact materials).
Standar tersebut memastikan material yang digunakan aman dan tidak melepaskan zat berbahaya selama proses pengolahan air.