Ubah Sampah Jadi Rupiah: MLH PP Muhammadiyah Siap Buat 1.000 Mesin Tampung Botol Plastik

Komaruddin Bagja
MLH PP Muhammadiyah luncurkan Lima Program Lingkungan Hidup (Foto: Komaruddin Bagja /iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah merilis lima program lingkungan pada Ramadhan 1446 H di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (21/3/2025). Lima program tersebut, antara lain Hutan Berkemajuan, Adiwiyata Berkemajuan, Green Deen, Green Hajj hingga Pelatihan Kader Lingkungan. 

Salah satu program yang menarik perhatian yaitu pembuatan 1.000 Reverse Vending Machine (RVM) untuk sampah plastik. Program ini bertujuan untuk mengurangi limbah plastik dengan cara inovatif, di mana masyarakat dapat menukarkan sampah plastik mereka dengan manfaat ekonomi.

“Pada bulan yang penuh berkah ini, kita melakukan sebuah launching. Ini bukan hanya sekadar launching,” ujar Ketua MLH PP Muhammadiyah M Azrul Tanjung.

Target 1.000 RVM di Tahun 2027 

Reverse Vending Machine (RVM) Plastic Pay (Foto: Komaruddin Bagja/iNews.id)

Program ini bertujuan untuk mengurangi limbah plastik dengan cara yang lebih inovatif, di mana masyarakat dapat menukarkan sampah plastik mereka dengan manfaat ekonomi. 

Dengan meningkatnya permasalahan sampah plastik di Indonesia, program ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dalam membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat terhadap daur ulang serta pengurangan sampah plastik. 

Arif Rahman Abidin Business Development Manager Plastic Pay menjelaskan, bahwa program tersebut cukup menarik minat masyarakat agar tidak sembarang membuang sampah plastik. 

"Kalau untuk mesin saat ini baru tersedia 170 unit di Jawa Bali, target kami sama dengan Muhammadiyah 1.000 unit di tahun 2027 ada di Jawa, Bali dan Sumut," kata Arif. 

Arif melanjutkan, mesin tersebut merupakan karya anak bangsa dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 90%.

"Caranya cukup mudah ya, masyarakat tinggal download aplikasi dan registrasi, lihat lokasi terdekat, dan kemudian masukkan botol plastik misal ada 10 poin bisa dikonversi jadi berapa rupiah. Bisa masuk e-wallet. Ada juga berbagai campaign, ini bisa tabungan haji, emas dan lain sebagainya," tambah Arif.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi

Megapolitan
4 hari lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Megapolitan
4 hari lalu

Pramono Siapkan Infrastruktur Dukung Program Pilah Sampah di Jakarta

Megapolitan
4 hari lalu

Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

Megapolitan
5 hari lalu

Jakarta Mulai Gerakan Pilih Sampah Hari Ini, Pramono: Bantargebang Tak lagi Diandalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal