Pendekatan visualnya juga memiliki keterkaitan dengan bahasa desain Liquid Glass yang digunakan Apple pada sistem operasinya. Efek transparansi, pantulan cahaya, dan bentuk menyerupai kaca menjadi penghubung antara identitas Apple Music dan ekosistem desain perusahaan.
Kolaborasi dengan Fred again.. dan NEST Acoustics tidak hanya berfokus pada tampilan logo. Keduanya turut terlibat dalam pengembangan komposisi musik yang menjadi dasar identitas audio baru Apple Music.
Komposisi tersebut disusun dari rangkaian nada yang dipilih untuk menghasilkan pola getaran tertentu. Nada-nada itu kemudian digunakan dalam eksperimen fisik untuk menciptakan efek gelombang yang sesuai dengan karakter visual yang ingin dibangun.
Hasilnya adalah identitas audio yang dapat dipadukan dengan tampilan visual, sehingga Apple Music memiliki ciri khas yang bisa dikenali melalui suara sekaligus gambar. Elemen ini dapat digunakan sebagai penanda audiovisual dalam konten dan pengalaman merek.
Apple Music mengembangkan identitas tersebut bersama TBWA\Media Arts Lab. Pembaruannya dirancang untuk diterapkan secara bertahap pada konten orisinal, program acara, pemasaran, produk, dan berbagai pengalaman merek lainnya.