Didik menyebutkan aplikasi ini akan digunakan gratis oleh masyarakat, khususnya bagi siswa sekolah negeri di Indonesia. Ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
“Penandatanganan kerja sama aplikasi Ruang Digital Keluarga sebagai salah satu aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental. Ini penting untuk meningkatkan pembudayaan literasi, internalisasi nilai-nilai revolusi mental dan penguatan pendidikan karakter bagi anak serta orangtua, dalam upaya peningkatan keadaban di ruang digital,” kata Didik.
Heru Nugroho, inisiator kerja sama yang juga wakil ketua PANDI bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama dan Pemasaran, bersyukur kerja sama Kemenko PMK dan Defghi terwujud.
“Program ini sebelumnya sudah berjalan di sekolah swasta nasional, dan saya pikir aplikasi ini baik bila digunakan secara gratis oleh dunia pendidikan khususnya sekolah-sekolah negeri. Pemerintah menganggap program ini layak dijadikan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental," katanya.