Pengguna cukup membawa perangkat kecil tersebut, kemudian mengaktifkannya untuk berkomunikasi dengan AI.
Konsep ini berbeda dari kebanyakan layanan AI yang masih mengandalkan smartphone atau komputer sebagai perangkat utama.
Meta bahkan memosisikan Muse Charm sebagai salah satu cara untuk mengakses Muse ketika pengguna tidak sedang menggunakan kacamata AI.
Perangkat tersebut memungkinkan pengguna berbicara dengan Muse secara lebih praktis, terutama ketika smartphone tidak berada di tangan.
Keistimewaan lain Muse Charm terletak pada AI yang berada di balik perangkat tersebut.