Saat ditutup, ponsel disebut memiliki layar eksternal sekitar 5,3 hingga 5,5 inci. Ketika dibuka, ukuran layar utama diperkirakan mencapai sekitar 7,7 hingga 7,8 inci.
Ukuran tersebut membuat perangkat berada di antara smartphone dan tablet mini ketika dibuka. Apple juga dikabarkan berupaya membuat bekas lipatan layar atau *crease* jauh lebih minim dibandingkan sejumlah ponsel lipat yang sudah beredar.
Teknologi engsel menjadi salah satu bagian yang disebut mendapat perhatian besar. Apple diperkirakan ingin membuat perangkat tetap terasa premium sekaligus mampu menahan penggunaan berulang.
Ada perubahan menarik pada sistem keamanan biometrik. Alih-alih menggunakan Face ID, iPhone lipat disebut bakal mengandalkan Touch ID.
Keputusan tersebut diduga berkaitan dengan desain perangkat yang sangat tipis. Keterbatasan ruang membuat Apple disebut memilih sensor sidik jari dibandingkan sistem pengenalan wajah.