Adopsi Teknologi Digital, Petani Bisa Pantau Kondisi Tanah dan Cuaca Lewat Smartphone

Tangguh Yudha
Petani dapat mengetahui kebutuhan unsur hara dan kondisi cuaca melalui sensor yang terintegrasi dengan aplikasi di smartphone. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Koordinator Padi Irigasi dan Rawa, Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Rachmat menjelaskan keuntungan dari para petani dalam menggunakan teknologi ini adalah dapat lebih efisien dalam input produksi. Unsur hara yang akan diberikan kepada tanaman sesuai dengan rekomendasi dari aplikasi. 

"Rekomendasi dari alat itu memang betul-betul dengan jumlah yang dibutuhkan tanaman, pemupukan tidak lagi kurang atau berlebih karena jumlah unsur hara sudah tertera sangat jelas," katanya. 

Panen Raya Petani Digital 4.0 merupakan puncak dari kegiatan meningkatkan adopsi teknologi digital petani yang dimulai dari pemasangan perangkat, sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan rutin. Kegiatan ini dihadiri ratusan petani yang ada di Desa Wanasaba, dan Desa Kembang Kerang Kabupaten Lombok Timur. Petani diharapkan terbiasa memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan hasil usaha mereka.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
7 hari lalu

Kapolri Teken MoU dengan Pupuk Indonesia terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran

Nasional
10 hari lalu

BGN: SPPG Tak Boleh Tolak Pasokan dari UMKM hingga Petani Kecil untuk MBG

Mobil
12 hari lalu

Hubungkan Mobil dengan Smartphone, Mitsubishi Benamkan Teknologi Ini pada Destinator

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal