Ancam Kehidupan Manusia, Tokoh dan Ilmuwan Dunia Minta Hentikan Pengembangan Super AI 

Muhamad Fadli Ramadan
Ratusan tokoh dunia, mulai dari ilmuwan, mantan petinggi militer, hingga anggota keluarga kerajaan Inggris meminta hentikan pengembangan super AI. (Foto: AI)

"Sistem AI yang lebih mutakhir dapat melampaui sebagian besar individu dalam sebagian besar tugas kognitif hanya dalam beberapa tahun. Kemajuan ini dapat membuka solusi untuk tantangan global utama, tetapi juga membawa risiko yang signifikan," ujar Bengio, seorang Profesor di Universitas Montreal, dalam siaran pers.

Direktur Eksekutif FLI Anthony Aguirre, yang juga merupakan seorang fisikawan di University of California, menilai perkembangan AI berjalan jauh lebih cepat. Ini bahkan melampaui pemahaman masyarakat umum.

"Pada dasarnya, arah perkembangan ini ditentukan oleh perusahaan dan sistem ekonomi yang mendorong mereka, bukan oleh pilihan publik. Padahal, kita perlu bertanya: apakah ini benar-benar masa depan yang kita inginkan? Apakah kita siap jika AI menggantikan peran manusia?" katanya.

Aguirre mengatakan dunia membutuhkan lebih banyak diskusi publik dan kebijakan nyata untuk mengatur arah pengembangan AI. Bahkan, ada kemungkinan perjanjian internasional mengenai AI canggih, seperti kesepakatan global untuk senjata nuklir dan teknologi berbahaya lainnya.

"Publik sebenarnya tidak menginginkan perlombaan ini. Sudah saatnya kita berhenti sejenak dan memutuskan bersama ke mana arah teknologi ini akan dibawa," ucapnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 jam lalu

Asosiasi Pers Brasil Menang Lawan Meta di Pengadilan, Konten Media Tak Boleh Dipakai Latih AI

1 hari lalu

Penyerahan Kognitif dan Pabrikasi Ingatan Palsu: Distopia Artificial Intelligence?

7 hari lalu

Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia, PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

7 hari lalu

Dirut Telkom di DTIIF 2026: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal