Aplikasi Identifikasi Nomor Berpotensi Timbulkan Bahaya, Ini Saran Kominfo

Tangguh Yudha
Aplikasi Identifikasi Nomor (Foto: unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Aplikasi identifikasi nomor banyak digunakan selama beberapa tahun terakhir. Tapi, Kementerian Komunikasi dan 
Informatika (Kominfo) justru memandang aplikasi semacam ini berisiko berbahaya.

Dalam cuitannya di Instagram, Kominfo mengatakan, aplikasi identifikasi nomor biasanya menggunakan teknologi crowdsourcing. 
Crowdsourching merupakan cara yang menggunakan individu-individu dalam sebuah jaringan untuk mencapai sebuah hasil tertentu.

"Dengan teknologi ini, aplikasi akan menggabungkan big data dari pengguna untuk bertukar informasi, dalam hal ini identitas pemilik 
suatu nomor. Yang berbahaya adalah ketika kontak lain menyimpan dan menyertakan data pribadi," tulis Kominfo.

Kominfo membagikan pencegahan menghindari bahaya dari penggunaan aplikasi identifikasi nomor. Adapun langkahnya adalah sebagai 
berikut:

1. Hapus tag yang memuat data dan informasi pribadi
2. Jangan beri izin akses ke aplikasi lain untuk memuat data pribadi
3. Berhenti memakai platform yang bisa membahayakan data pribadi
4. Sebagai gantinya bisa gunakan layanan AduanNomor.id

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Megapolitan
21 hari lalu

Polda Metro Sebut Kemacetan Jakarta 2025 Berkurang, Lalin 1 Jam Lebih Cepat

Nasional
1 bulan lalu

Komdigi Minta Google Hapus 8 Aplikasi Matel yang Sebar Data Debitur 

Nasional
2 bulan lalu

Kurikulum Literasi Digital hingga Aplikasi Periksa Fakta Dinilai Perlu untuk Tangkal Hoaks

Nasional
3 bulan lalu

Aplikasi Zangi Diblokir Komdigi usai Kasus Ammar Zoni di Rutan Terungkap, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal