Browser Android Ini Diduga Bocorkan Data Sensitif Pengguna

Tangguh Yudha
Sampai saat ini aplikasi sudah didownload lebih dari lima juta kali di toko aplikasi Google Play Store. (Foto: Techradar)

Aplikasi ini juga ditemukan dalam bentuk hardcoding, termasuk kunci yang terkait dengan riwayat penjelajahan sebagian pengguna yang dianonimkan, pengidentifikasi publik yang unik, dan pengaktif komunikasi lintas-server.

“Jika pelaku ancaman dapat menghapus anonimitas pengguna aplikasi, mereka akan dapat memeriksa banyak informasi tentang riwayat penjelajahan untuk pengguna tertentu dan menggunakannya untuk pemerasan,” catat CyberNews.

Beruntung saat ini instance firebase yang terbuka telah ditutup oleh perusahaan dan tidak lagi dapat diakses, yang berarti pelaku ancaman tidak dapat lagi mengakses data sensitif. 

Meski demikian, itu tidak sepenuhnya kabar baik, Cybernews menghubungi tim aplikasi tentang temuannya, tetapi belum menerima balasan. Itu artinya 'rahasia' hardcode kemungkinan besar masih ada.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Telkom Gelar Forum Kolaborasi Nasional, Perkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography

1 bulan lalu

Canva Down Sore Ini, Pengguna Tak Bisa Upload Foto-Video!

2 bulan lalu

Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital

3 bulan lalu

Bangun Sistem Satu Data, Pemerintah Bikin Aplikasi Digital untuk UMKM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal