Distribusi Konten Cepat, Telegram Jadi Tempat Hacker Sebar Data Curian

Dini Listiyani
Telegram Jadi Tempat Hacker Sebar Data Curian (Foto: unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Penjahat dunia maya secara aktif mengoperasikan saluran dan grup di Telegram untuk mendiskusikan skema penipuan. Volume postingan semacam ini pun melonjak tahun ini. 

Menurut data Digital Footprint Intelligence Kaspersky, volume postingan skema penipuan di Telegram melonjak 53 persen pada Mei-Juni 2024 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Menurut analis di Kaspersky Digital Footprint Intelligence Alexei Bannikov meningkatnya minat terhadap Telegram dari komunitas penjahat dunia maya didorong beberapa faktor. Pertama, messenger ini sangat populer secara umum dengan audiens mencapai 900 juta pengguna bulanan. 

Kedua, Telegram dipasarkan sebagai pengirim pesan paling aman dan independen yang tidak mengumpulkan data pengguna apa pun. Alhasil, memberikan rasa aman bagi pelaku ancaman.

Selain itu, menemukan atau membuat komunitas di Telegram relatif lebih mudah. Dikombinasikan faktor-faktor lainnya, membuat berbagi saluran, termasuk berbau penjahat dunia maya mengumpulkan audiens lebih cepat. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

13 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

13 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

2 bulan lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal