Dua Tahun Defend IT360, Perkuat Keamanan Bisnis lewat Virtual SOC Essential

Rizqa Leony Putri
Defend IT360 hadir membawa solusi keamanan siber yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan bisnis yang semakin terdigitalisasi. (Foto: dok Defend IT360)

JAKARTA, iNews.id - Banyak perusahaan merasa sistem mereka sudah cukup aman hingga suatu hari operasional terganggu, data tidak dapat diakses, atau bahkan kepercayaan pelanggan menurun akibat insiden siber yang tidak terdeteksi sejak awal.

Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital, kebutuhan akan sistem keamanan yang proaktif dan berkelanjutan kini menjadi semakin krusial bagi bisnis modern. Tantangannya, tidak semua organisasi memiliki visibilitas penuh terhadap aktivitas ancaman di dalam sistem mereka.

Keterbatasan sumber daya, minimnya tenaga ahli, serta tingginya biaya untuk membangun sistem keamanan internal sering kali membuat perusahaan berada dalam posisi rentan tanpa disadari.

Perusahaan keamanan siber Defend IT360 resmi menginjak usia dua tahun pada Jumat (3/4/2026). Didirikan pada 2024 lalu, Defend IT360 (PT Data Enkripsi Informasi Teknologi) hadir membawa solusi keamanan siber yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan bisnis yang semakin terdigitalisasi.

Tak hanya berfokus pada perlindungan, Defend IT360 juga mengedepankan strategi keamanan yang mampu memastikan keberlanjutan dan ketangguhan bisnis di tengah ancaman siber global yang terus berkembang.

Pada 2025, kerugian global akibat serangan siber diperkirakan telah mencapai 10,5 triliun Dolar AS per tahun menurut Cybersecurity Ventures. Biaya ini mencakup berbagai aspek, mulai dari investigasi insiden, downtime operasional, kehilangan pelanggan, hingga denda regulasi dari otoritas terkait.

Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mencatat kerugian akibat penipuan dan serangan siber telah menembus Rp476 miliar pada periode November 2024 hingga awal 2025. Tingginya angka ini semakin menegaskan bahwa ancaman siber bukan lagi risiko potensial, melainkan realitas yang harus dihadapi oleh setiap organisasi.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
1 jam lalu

Mandiri Institute: Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Resiliensi Kelas Menengah

Bisnis
4 jam lalu

TASPEN Raih Penghargaan sebagai Investor Strategis Surat Utang Negara 2025

Bisnis
1 hari lalu

Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi untuk Capai Target Emisi

Bisnis
22 jam lalu

Bank Mandiri Catat Kredit Infrastruktur Tumbuh 30,8 persen per Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal