Dua Tahun Defend IT360, Perkuat Keamanan Bisnis lewat Virtual SOC Essential

Rizqa Leony Putri
Defend IT360 hadir membawa solusi keamanan siber yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan bisnis yang semakin terdigitalisasi. (Foto: dok Defend IT360)

Kondisi inilah yang mendorong kebutuhan akan solusi keamanan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga mampu memberikan pemantauan dan perlindungan secara real-time.

Sebagai pihak yang terlibat langsung dalam berbagai implementasi keamanan, Defend IT360 melihat bagaimana lanskap ancaman terus berkembang dan semakin kompleks. CEO Defend IT360, Sudino Oei, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangani klien dari berbagai sektor, mulai dari finansial, BUMN, hingga kesehatan, yang menghadapi tantangan keamanan dan compliance yang semakin tinggi.

“Seiring meningkatnya kompleksitas ancaman, kami melihat bahwa banyak organisasi mulai menyadari pentingnya investasi pada sistem keamanan yang lebih komprehensif. Tidak hanya untuk proteksi, tetapi juga untuk memastikan keberlangsungan bisnis,” ujar Sudino.

Sepanjang operasionalnya, Defend IT360 telah melakukan analisis terhadap 3.824 target Vulnerability Assessment & Penetration Testing (VAPT), dengan pemantauan lebih dari 5,9 miliar event log dan 750 endpoint oleh tim Security Operation Center (SOC). Dari hasil tersebut, sebanyak 16.248 alarm teridentifikasi sebagai indikasi ancaman yang memerlukan tindak lanjut melalui pemanfaatan teknologi threat intelligence.

Memasuki tahun keduanya, Defend IT360 terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan keamanan digital. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menghadirkan layanan monitoring keamanan terbaru, yaitu Virtual SOC Essential.

Banyak perusahaan telah memahami pentingnya memiliki Security Operation Center (SOC), namun sering kali terhambat oleh kompleksitas implementasi serta kebutuhan investasi yang besar. Virtual SOC Essential hadir sebagai solusi yang lebih fleksibel dan efisien, memungkinkan bisnis mendapatkan perlindungan menyeluruh tanpa harus membangun tim SOC internal.

Layanan ini mengandalkan teknologi Security Information and Event Management (SIEM) yang berjalan 24/7 untuk mendeteksi ancaman secara real-time. Sistem ini mampu memonitor berbagai perangkat penting dalam infrastruktur IT, seperti firewall, server (Windows/Linux), Active Directory, VPN, hingga endpoint security.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
2 jam lalu

Mandiri Institute: Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Resiliensi Kelas Menengah

Bisnis
4 jam lalu

TASPEN Raih Penghargaan sebagai Investor Strategis Surat Utang Negara 2025

Bisnis
1 hari lalu

Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi untuk Capai Target Emisi

Bisnis
22 jam lalu

Bank Mandiri Catat Kredit Infrastruktur Tumbuh 30,8 persen per Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal