Elon Musk Batasi Twitt Pengguna, Begini Tanggapan Mantan Pemilik Twitter

Muhamad Fadli Ramadan
Elon Musk bakal membatasi scrolling twitt bagi akun terverifikasi sebanyak 6.000 twitt per hari. (Foto: Reuters)

"Saya berharap mereka mempertimbangkan membangun protokol terbuka yang benar-benar tahan sensor, seperti bitcoin dan nostr untuk membantu meringankan beban itu. Baik untuk semua, dan penting untuk mempertahankan internet terbuka," kata Jack.

Sebelumnya, Elon Musk membuat kebijakan yang mengharuskan akun terverifikasi membayar sebesar 8 dolar AS atau setara Rp120 ribuan per bulan. Upaya untuk meningkatkan pendapatan Twitter itu malah membuat saham perusahaan turun tajam sejak sang miliarder mengambil alih.

Tak hanya itu, dia memberhentikan sekitar tiga perempat tenaga kerja untuk memotong pengeluaran dan mencegah kebangkrutan.

Pengiklan sejak itu membatasi investasi mereka di Twitter, sebagian karena perubahan yang memungkinkan lebih banyak konten yang terkadang penuh kebencian dan pedas yang menyinggung sebagian besar audiens layanan. Musk baru-baru ini mempekerjakan eksekutif lama NBC Universal Linda Yaccarino untuk menjadi CEO Twitter dalam upaya menarik kembali pengiklan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Michael Dell Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia untuk Pertama Kali, Ungguli Larry Page

14 hari lalu

Kekayaan Miliarder Dunia Tembus Rp266,22 Kuadriliun, Melonjak 12,8 Persen

28 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Kembali Melesat, Kini Tembus Rp15,12 Kuadriliun

1 bulan lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal