Sebagai informasi, data dari organisasi nirlaba AI Forensics yang berbasis di Paris mengungkapkan Grok telah menghasilkan lebih dari 20.000 gambar. Sayangnya, lebih dari setengahnya menunjukkan individu dengan pakaian minim.
Parahnya lagi, sebagian besar hasil fotonya adalah perempuan dan 2% adalah anak-anak di bawah umur.