Hati-Hati, Chatbot AI ini Bisa Lancarkan Serangan Siber dalam Skala Besar

Tangguh Yudha
Menurut perusahaan keamanan siber SlashNext, tidak semua chatbot AI bisa memberikan manfaat. (Foto: Metro)

"Ketika ChatGPT muncul pada akhir tahun lalu, web gelap dibanjiri dengan diskusi tentang bagaimana itu dapat dirusak dan dimanfaatkan sebagai aset kriminal,' kata Adrianus Warmenhoven, pakar keamanan siber di NordVPN.

"Secara khusus, para peretas tertarik untuk mengeksploitasi kualitas model bahasa yang mirip manusia untuk membuat email phishing yang lebih autentik, dan kemampuan pemrogramannya untuk mengembangkan malware baru,"ujarnya.

Lebih lanjut Warmenhoven mengatakan WormGPT bisa menjadi senjata ampuh untuk rekayasa sosial, dan terutama berfokus pada bisnis yang dapat memberikan bayaran besar untuk geng ransomware. Alat ini juga bisa menjadi jalur produksi berita hoax.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Polisi: Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Panik, Sebar Foto AI buat Kelabui Penyelidikan

Nasional
7 hari lalu

Polisi soal Viral Foto Terduga Penyiram Air Keras Aktivis KontraS: Itu AI

Nasional
30 hari lalu

Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India, Bahas Kedaulatan AI

Nasional
1 bulan lalu

Pemerintah-DPR Bahas Revisi UU Hak Cipta, Karya Musik Pakai AI bakal Diatur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal