Irak Buka Blokir Telegram karena Penuhi Persyaratan Otoritas Keamanan 

Dini Listiyani
Irak Buka Blokir Telegram (Foto: Google Play Store)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian telekomunikasi Irak mengumumkan akan mencabut larangan untuk Telegram. Keputusan diambil usai Telegram menyanggupi syarat dari kementerian. 

Awal pekan lalu Kementerian Telekomunikasi Irak memblokir Telegram karana khawatir terhadap keamanan data. Kementerian mengklaim aplikasi sering digunakan kelompok milisi dan membocorkan data pengguna. 

Oleh karena itu, kementerian memutuskan memblokir layanan. Larangan diberlakukan untuk mencegah kegiatan ilegal dan melindungi privasi pengguna.

Setelah itu, Telegram mengeluarkan pernyataan yang meminta pengguna di Irak tetap tenang. Telegram berbicara dengan pemerintah dan tampaknya membuahkan hasil. Karena pemerintah Iram kembali mencabut larangan.

“Perusahaan pemilik platform menanggapi persyaratan otoritas keamanan yang meminta perusahaan untuk mengungkapkan entitas yang membocorkan data warga,  menyatakan kesiapan penuh untuk berkomunikasi dengan otoritas terkait.  Untuk alasan ini, kami akan mencabut larangan tersebut  pada tanggal 13 Agustus," kata Kementerian Telekomunikasi Irak sebagaimana dikutip dari Giz China. 

Telegram menanggapi persyaratan keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah Irak.  Perusahaan setuju untuk menerapkan langkah-langkah demu mencegah penyalahgunaan aplikasi untuk kegiatan ilegal.  Perusahaan juga setuju melindungi privasi pengguna.  

Info ini terungkap dalam pernyataan pers resmi dari pemerintah Irak. Perusahaan juga mencantumkan beberapa kebijakan perlindungan data yang sudah dimilikinya. Salah satunya adalah fitur enkripsi end-to-end.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
10 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

12 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

15 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

16 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal