Komdigi Akui Ada Bahaya Tersembunyi di Balik AI, Intai Data Publik!

Annastasya Rizqa
Wamen Komdigi Nezar Patria. (Foto:IMG/Arif Julianto)

JAKARTA, iNews.id – Ancaman kecerdasan artifisial (AI) ternyata bukan sekadar soal robot mengambil alih pekerjaan manusia. Bahaya yang lebih sunyi justru mengintai dari dalam, yaitu data yang 'diracuni' atau dimanipulasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengingatkan bahwa kualitas dan keamanan data nasional kini menjadi benteng utama melindungi masyarakat dari risiko AI yang keliru, bias, bahkan disusupi manipulasi.

Menurut dia, AI sangat bergantung pada dataset. Jika data yang digunakan tidak bersih, tidak terstandar, atau sengaja dimanipulasi (data poisoning), sistem bisa menghasilkan keputusan yang salah, dan dampaknya langsung dirasakan publik. Mulai dari kesalahan keputusan otomatis, diskriminasi algoritma, hingga penyalahgunaan data pribadi.

"AI sangat rawan menjadi kacau kalau terjadi data poisoning, misalnya data yang tidak bersih," kata Nezar dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2026). 

Data Jadi Penentu Masa Depan AI

Nezar menekankan, pembahasan soal AI tak bisa hanya berfokus pada teknologi canggihnya saja. Justru fondasinya ada pada manajemen data yang kuat dan terstandar.

Dia mengingatkan, jika Indonesia ingin membangun inovasi AI yang berkelanjutan sekaligus berdaulat, maka tata kelola data harus menjadi prioritas utama. Tanpa itu, kecanggihan teknologi hanya akan menjadi potensi risiko baru.

AI yang dilatih dengan data tidak representatif berpotensi menghasilkan keputusan menyimpang. Dalam konteks layanan publik, kesalahan semacam ini bisa berdampak luas dan merugikan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga menghadapi dilema, yaitu bagaimana melindungi privasi dan etika tanpa mematikan inovasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Target 9 Juta Talenta Digital, Komdigi Soroti Pentingnya Harmonisasi Kebijakan Ruang Siber

Internet
7 hari lalu

Penipuan Digital Menggila, Komdigi Klaim Selamatkan Uang Rakyat hingga Rp8 Triliun!

Nasional
7 hari lalu

Komdigi: Pemerintah Komitmen Jaga Ekosistem Pers Sehat di Tengah Disrupsi Teknologi

Internet
9 hari lalu

Ngenes! Komdigi Akui Banyak Anak Indonesia Manipulasi Usia di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal