Angga menuturkan, filterisasi konten ini justru bertujuan untuk melindungi masyarakat dan seluruh bangsa. Pasalnya ia tidak memungkiri, fenomena DFK pada akhirnya merusak sendi-sendi demokrasi.
Oleh karena itu, ia meminta platform turut bertanggung jawab terhadap konten serupa. Jika hendak beroperasi di Indonesia, maka patuhi aturan-aturan yang berlaku.