Komdigi menilai ancaman terhadap keamanan data merupakan tantangan lintas negara. Data yang pernah terekspos dapat kembali muncul melalui berbagai saluran dan metode sehingga membutuhkan penanganan bersama.
Ancaman tersebut juga tidak mengenal jabatan maupun status sosial. Siapa pun dapat menjadi korban kebocoran maupun penyalahgunaan data.
Sebab itu, perlindungan data menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah, pengelola sistem, platform digital, aparat penegak hukum, hingga masyarakat yang memiliki akses terhadap data tersebut.